Author: admin

  • Kuliah Pakar Farmasi UMMAT: Potensi Anti-Aging dari Pidada Merah

    Kuliah Pakar Farmasi UMMAT: Potensi Anti-Aging dari Pidada Merah

    MATARAM – Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan kegiatan kuliah pakar yang merupakan bagian dari Mobility Program Obat Apps oleh PT. Obat Inovasi Indonesia. Kegiatan ini diadakan pada hari Selasa (5 November 2024) di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dengan tema “Scientific Use of Pidada Merah (Sonneratia caseolaris L) for Anti-Aging”. Kuliah pakar ini dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa dari program Diploma III dan S1 Farmasi, serta sejumlah dosen.

    Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, apt. Nurul Qiyam, M.Farm.Klin., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kuliah pakar merupakan bagian penting dari Mobility Program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa dan staf pengajar, serta membangun jejaring dalam dunia farmasi.

    “Melalui Mobility Program ini, kita ingin menginspirasi mahasiswa untuk terus belajar, berbagi pengetahuan, dan menjalin kerjasama untuk kemaslahatan bersama,” ujar Nurul.

    Sebagai narasumber, Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc, dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, memaparkan potensi luar biasa dari Pidada Merah (Sonneratia caseolaris L), sebuah spesies tanaman mangrove yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah, khususnya di Kalimantan Timur. Daun dan buah pidada merah dikenal sebagai bahan obat alami, sering digunakan sebagai bedak dingin dan penghilang luka. Bahkan, suku Dayak di Kalimantan Selatan memanfaatkan daun pidada merah untuk berbagai keperluan pengobatan, seperti mengatasi asma, bisul, dan luka.

    Dr. Eka juga menjelaskan bahwa penelitian terkini menunjukkan bahwa pidada merah memiliki potensi besar dalam bidang anti-aging. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pidada merah, terutama dalam bentuk sediaan nanoemulgel, menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengatasi penuaan kulit. “Potensi pidada merah sebagai anti-aging sangat kuat, dan telah terbukti melalui uji laboratorium baik secara in vitro maupun molecular docking,” jelas Dr. Eka.

    Dalam kuliah pakarnya, Dr. Eka juga mengungkapkan tentang standarisasi ekstrak pidada merah yang melibatkan berbagai uji fisikokimia dan pemeriksaan kualitas, seperti uji organoleptik, uji kualitatif dan kuantitatif menggunakan KLT Densitometer, serta identifikasi menggunakan Liquid Chromatography High Resolution Mass Spectrophotometer (LC-HRMS). Ini menunjukkan pentingnya validasi ilmiah untuk memastikan kualitas dan efektivitas ekstrak tanaman tersebut sebagai bahan farmasi.

    Mahasiswa yang hadir sangat antusias selama sesi diskusi. Beberapa mahasiswa yang aktif bertanya mendapat souvenir dari narasumber, sementara penanya terbaik mendapatkan hadiah buku farmasi yang ditulis langsung oleh Dr. Eka Siswanto Syamsul.

    Kegiatan kuliah pakar ini merupakan langkah penting dalam memperluas pengetahuan mahasiswa dan dosen farmasi UMMAT tentang potensi tanaman lokal dalam dunia farmasi modern, serta membangun kolaborasi yang lebih erat antar lembaga pendidikan dan industri farmasi.

  • Pembukaan Kegiatan Mobility Program Obat Apps di Universitas Muhamadiyah Mataram

    Pembukaan Kegiatan Mobility Program Obat Apps di Universitas Muhamadiyah Mataram

    MATARAM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) telah berpartisipasi dalam Mobility Program yang diinisiasi oleh PT. Obat Inovasi Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4-8 November 2024 sebagai bagian dari Batch 3 Mobility Program, yang melibatkan 8 kampus di seluruh Indonesia, termasuk STIKSAM dan UMMAT.

    Mobility Program merupakan bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong pertukaran dosen dan mahasiswa antar institusi untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan jaringan. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan pengalaman baru bagi dosen dan mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam rangka pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.

    Wakil Rektor 1 UMMAT, Dr. Harry Irawan Johari, S.Hut., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mobility Program ini. Ia mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. “Jalinlah komunikasi, kembangkan jaringan, dan jangan ragu untuk berbagi ide-ide inovatif yang dapat membantu kita menciptakan solusi bagi tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini,” ujar Harry.

    Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT, apt. Nurul Qiyam, M.Farm.Klin., menekankan pentingnya program ini dalam memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dan dosen dalam pengembangan keilmuan dan profesionalisme di bidang farmasi. “Sebagai mahasiswa dan calon profesional di bidang farmasi, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Mobility Program ini, kita ingin menginspirasi mahasiswa untuk belajar dari pengalaman, berbagi pengetahuan, dan menjalin kerjasama yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Nurul.

    Dalam kesempatan ini, STIKSAM mengirimkan delegasi yang terdiri dari Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc, yang merupakan Ketua Badan Penjaminan Mutu STIKSAM, serta dua orang mahasiswa, Muhammad Donny Sutanto dan Sigit Candra Wicaksono, masing-masing dari program studi DIII Farmasi dan S1 Farmasi.

    Dr. Eka dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu parameter penting untuk menilai kualitas sebuah perguruan tinggi adalah seberapa besar kontribusi alumni terhadap masyarakat. “Kontribusi ini dapat dilihat dari seberapa banyak lulusan yang berhasil bekerja, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau bahkan menjadi pengusaha. Hampir semua perguruan tinggi kini berinovasi dengan berbagai program untuk meningkatkan kualitas lulusannya,” ujar Dr. Eka.

    Lebih lanjut, Dr. Eka juga menyoroti pentingnya Mobility Program sebagai salah satu alternatif yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Program ini memungkinkan terjadi pertukaran dosen dan mahasiswa, memberikan kesempatan untuk menambah teman baru, belajar di tempat yang berbeda, serta bekerja sama dalam riset dan pengabdian masyarakat,” tambahnya.

    Kegiatan Mobility Program ini tidak hanya memberikan tantangan bagi para peserta untuk beradaptasi di institusi lain, tetapi juga membuka kesempatan untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman dalam berbagai bidang, baik dalam tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian) maupun kegiatan kemahasiswaan.

    Kegiatan ini menjadi peluang berharga untuk mempererat kerjasama antar perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas lulusan serta kontribusinya terhadap masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang positif bagi kemajuan dunia pendidikan dan profesi farmasi di Indonesia.

    Kedua delegasi mahasiswa STIKSAM, Muhammad Donny Sutanto dan Sigit Candra Wicaksono, turut merasakan manfaat besar dari program ini. Mereka berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat selama pertukaran ini untuk pengembangan diri dan dunia farmasi di masa depan.

  • Mobility Program by Obat Apps Batch #3

    Mobility Program by Obat Apps Batch #3

    Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada perwakilan Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang telah mengikuti Mobility Program by Obat Apps Batch #3.

    • apt. Baiq Lenisiya Puspita Anjani, M.Farm (Dosen Farmasi FIK UMMAT)
    • Rendy Alya Praya (Mahasiswa S1 Farmasi UMMAT)
    • Ziqro Mutahhari (Mahasiswa D3 Farmasi UMMAT)

    Pada tanggal 4 November 2024, mereka telah berpartisipasi dalam program tersebut, yang tentunya merupakan kesempatan besar untuk memperluas wawasan, menjalin kerja sama, dan mengembangkan kompetensi di bidang farmasi.

    Semoga pengalaman yang diperoleh dalam program ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan diri dan kontribusi lebih lanjut dalam dunia pendidikan serta pelayanan kesehatan. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang positif untuk lebih banyak lagi program kolaborasi yang membawa kemajuan untuk kampus UMMAT, dunia farmasi, dan masyarakat.

    Sekali lagi, selamat atas pencapaian ini dan semoga sukses terus menyertai langkah-langkah berikutnya!

  • Penandatanganan Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dengan Fakultas Farmasi UAD & FMIPA UII

    Penandatanganan Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dengan Fakultas Farmasi UAD & FMIPA UII

    Penandatanganan Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dengan Fakultas Farmasi UAD & FMIPA UII

    Pada tgl 30 Agustus 2024, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram (FIK UMMAT) resmi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII). Acara ini merupakan langkah besar dalam memperkuat kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, melibatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar institusi dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta inovasi di bidang kesehatan dan farmasi.

    Selain penandatanganan kerjasama, acara ini juga dirangkaikan dengan Sharing Session yang menghadirkan dua narasumber terkemuka:

    1. Dr. Apt. Iis Wahyuningsih, M.Si, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan, dengan tema Pengembangan Patch Transdermal Sambiloto sebagai Sediaan Anti Diabetes

    2. Dr. Apt. Asih Triastuti, S.F., M.Pharm, Kaprodi Magister Farmasi Universitas Islam Indonesia, dengan tema Pengembangan Kefarmasian dan Kesehatan Berbasis Sains Data.

    Sambutan pembukaan acara disampaikan oleh Apt. Nurul Qiyaami, M.Farm.Klin, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan dan farmasi.

    Acara ini berlangsung di Aula FIK UMMAT Lantai 4, dimulai pada pukul 08.00 WITA dan dihadiri oleh berbagai pihak dari kalangan akademisi, peneliti, hingga mahasiswa. Semoga kerjasama ini menjadi awal dari banyak inovasi baru yang dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

    #FIKUMMAT#KolaborasiPendidikan#FarmasiIndonesia#Kesehatan#KerjasamaPerguruanTinggi

  • Pelatihan Holistic Complementer

    Pelatihan Holistic Complementer

    Pelatihan Holistic Complementer: Prenatal Yoga, Mom and Baby Spa, Aromatherapy for Mom and Baby Spa

    Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menggelar Pelatihan Holistic Complementer bagi mahasiswa angkatan II TA 2023/2024. Pelatihan ini berfokus pada perawatan holistik untuk ibu dan bayi melalui Prenatal Yoga, Mom and Baby Spa, serta Aromatherapy.

    Acara pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini, mulai tanggal 19-23 Agustus 2024, menggabungkan sesi online melalui Zoom dan offline di Same Hotel, Mataram

    Pelatihan ini diisi oleh para narasumber dan praktisi berpengalaman dalam bidang holistic care, di antaranya:

    1. Dr. Melyana Nurul W., S.SiT., Bdn., M.Kes selaku Founder & Trainer IHCA Institute, Owner Elthy Mom and Baby Care Clinic, serta Dosen Poltekes Semarang.

    2. ⁠Susmiyati, M.Tr., Keb

    3. ⁠Ni Putu Dian Ayu Anggraeni, SST., M.Tr., Keb

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam kepada para peserta mengenai pendekatan holistic care, yang semakin penting dalam perawatan ibu dan bayi. Selain memberikan teori, pelatihan ini juga menekankan praktik nyata yang dapat diterapkan oleh para bidan dalam mendukung kesehatan ibu hamil dan bayi dengan metode yang alami dan aman.

    Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan para peserta mampu menguasai teknik dan praktik yang relevan dengan bidang holistic care, yang akan mendukung peran mereka sebagai bidan profesional dalam memberikan perawatan berkualitas.

  • Workshop Kurikulum Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bida

    Workshop Kurikulum Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bida

    Workshop Kurikulum Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan telah dilaksanakan pada hari ini Sabtu, 31 Agustus 2024 yg dihadiri oleh 27 peserta, termasuk stakeholder internal dan eksternal, yang berasal dari berbagai institusi akademik dan layanan kesehatan.

    Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang kebidanan dan pendidikan profesi bidan:

    1. Dr. Dewi Rokhanawati, S.Si.T., M.PH (Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah ‘Aisyiyah) dg Tema: Kurikulum Sarjana dan Profesi Pasca Permendikbud 53 Tahun 2023

    2. Nidatul Khofiah, S.Keb., Bd., M.PH (Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta) dg Tema: Penyusunan Kurikulum S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan

    Acara ini diawali dengan sambutan dari Apt. Nurul Qiyaam, M.Farm.Klin, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT, yang memberikan pandangan mengenai pentingnya penyusunan kurikulum yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan dunia kesehatan dan kebidanan.

    Terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Semoga hasil dari workshop ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat yang besar bagi pendidikan kebidanan di FIK UMMAT.

  • kegiatan UMMAT Expo 2024

    kegiatan UMMAT Expo 2024

    Program Studi S1 Farmasi dan S1 Kebidanan & Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan ikut memeriahkan dalam kegiatan UMMAT Expo 2024 yg di selenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Mataram yg didilaksanakan pada tanggal 15-17 Agustus 2024. Fakultas ilmu kesehatan menyediakan stand pemeriksaan kesehatan gratis dan pameran Produk Karya Mahasiswa ” Moisturizer Inges Skin “. Alhamdulillah pada kesempatan ini, stand pemeriksaan kesehatan gratis dari S1 Kebidanan mendapatkan juara ke-3 dalam katagori pengunjung stand terbanyak. Sukses buat FIK UMMAT.

  • PENDAFTARAN CALON DOSEN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM]

    PENDAFTARAN CALON DOSEN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM]

    [PENDAFTARAN CALON DOSEN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM]

    We Are Hiring!

    Universitas Muhammadiyah Mataram membuka pendaftaran Calon Dosen Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker

    Universitas Muhammadiyah Mataram dengan Kualifikasi sebagai berikut:

    Kualifikasi yang dibutuhkan:

    1. Sehat jasmani dan rohani

    2. Tidak buta warna

    3. Pendidikan minimal S2 Farmasi (S1 Farmasi dan Apoteker)

    4. Memiliki STRA dan Sertifikat Kompetensi Apoteker Aktif minimal 2 tahun

    5. Tidak berkedudukan sebagai Aparatur Sipil Negara.

    Kualifikasi yang dibutuhkan:

    Apoteker S2 Farmasi:

    1. Farmasi Komunitas: 2 Orang

    2. Manajemen Farmasi: 3 Orang

    3. Farmasi Bahan Alam: 2 Orang

    4. Teknologi Farmasi: 3 Orang

    SOCIAL MEDIA UMMAT

    Instagram: @ummat.official

    Facebook: ummataram

    Website: www.ummat.ac.id

    YouTube : Universitas Muhammadiyah Mataram

    Tiktok : ummat.official

    Twitter: um_mataram

  • Edukasi Pencegahan Stunting

    Edukasi Pencegahan Stunting

    Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1.000 hari pertama kehidupan.

    Ini akan berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak.

    Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk penanganan stunting, memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait gizi seimbang dan menjaga kebersihan lingkungan, oleh perguruan tinggi.

    Sasarannya kepada orang tua bayi dua tahun (baduta).

    Inilah yang dilakukan Tim Riset Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta berkolaborasi dengan dosen serta mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram (FIK Ummat), Selasa (6/8).

    Wakil Dekan I FIK Ummat apt Cahaya Indah Lestari mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Denggen, Wilayah Kerja Puskesmas Denggen, Kecamatan Selong Lombok Timur (Lotim).

    “Sasaran pengabdian ini merupakan ibu dengan anak yang terindikasi stunting sebanyak 35 orang ibu dan baduta,” jelasnya.

    Kegiatan dimulai jam 07.00-14.00 Wita.

    Mencakup skrining baduta, dengan melakukan pengukuran panjang badan, berat badan, lingkar lengan atas, lingkar kepala.

    Skrining Ibu, meliputi pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.

    Pemeriksaan langsung dilakukan oleh ahli gizi, bidan dan kader wilayah Puskesmas Denggen.

    Selanjutnya peserta pengabdian mengisi kuisoner (pretest).

    Dr Falahuddin selaku ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB menyampaikan informasi terkait aspek kesehatan bayi terdapat dalam Alquran surat An-Nisa: 9, yang menyatakan adanya seruan untuk memberikan ASI selama dua tahun.

    Hal ini mengajarkan bahwa kesehatan bayi menjadi sebuah prioritas bagi orang tua, agar terhindar dari stunting, serta menjamin tumbuh kembang anak dengan kasih sayang.

    “Selain itu Allah SWT meminta kita untuk berubah, karena Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya, hal ini berkaitan dengan kesadaran terhadap kesehatan terutama anti stunting, sehingga dapat menjadi bagian dari kekuatan motivasi agar lebih baik ke depannya dalam surat Al-Anfal:53,” terangnya.

    Kemudian, materi tentang anti stunting dalam prespektif kesehatan disampaikan oleh apt Ginanjar Zukhruf Saputri dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

    Ia menyebut, pentingnya pemberian edukasi serta sosialisasi tentang stunting kepada masyarakat diharapkan dapat menurunkan percepatan angka stunting sesuai, dengan harapan Pemprov NTB menjadi 14 persen pada tahun 2024, tentunya melalui kerja sama dan kolaborasi pihak-pihak terkait.

    “Melalui pendidikan sekolah anti stunting, kami berharap masyarakat menjadi lebih sadar pentingnya pencegahan stunting, dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas anak bangsa serta memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi emas NTB,” tegasnya.

    Sebagai informasi, prevalensi kejadian Stunting di NTB berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 sebesar 24,6 persen menempati posisi 16 Nasional tertinggi angka Stunting. Angka ini menurun 8,1 persen dari 32,7 persen pada tahun 2022.

    Stunting disebabkan berbagai faktor yaitu kekurangan gizi selama kehamilan, kekurangan gizi pada bayi.

    Selain itu tingginya angka stunting dari bayi yang terlahir normal, namun tumbuh dengan kekurangan asupan gizi, karena tidak dapat ASI dengan baik dan asupan makanan, selama proses pertumbuhan dan perkembangan baduta.

    Kegiatan selanjutnya diisi dengan diskusi, didampingi fasilitator dari dosen FIK Ummat serta kader wilayah kerja Puskesmas Denggen membahas tentang simulasi PHBS Cuci Tangan dan Gizi Seimban.

    Diskusi terkait kendala dan harapan ibu dalam program percepatan penurunan stunting dan sesi akhir pendidikan sekolah anti stunting adalah pengisian kuesioner (postest) menjadi penutup kegiatan.

  • PENGGALANGAN KOMITMEN & ORIENTASI KADER

    PENGGALANGAN KOMITMEN & ORIENTASI KADER

    *UNDANGAN* *PENGGALANGAN KOMITMEN & ORIENTASI KADER* Majelis Kesehatan PWA NTB mempersembahkan kegiatan:

    Peningkatan peran serta ‘Aisyiyah dalam Pencegahan Praktik Pemotongan Dan Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan kerjasama antara Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dengan Direktorat Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kementerian Kesehatan, yang Insya Allah akan di laksanakan pada :

    *📆 Hari/Tanggal: Kamis, 8 Agustus 2024*

    *🕒 Waktu: 08.00 WITA – Selesai*

    *📍 Tempat: Zoom Meeting* * *Meeting ID : 836 9420 8136*

    *Pascode : 2024*

    *Link* : https://us02web.zoom.us/j/83694208136…

    *Tema: *Penggalangan Komitmen & Orientasi Kader Dalam Pencegahan Praktik Pemotongan Dan Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)*

    🎙️ Narasumber:

    *1. DR. Astuti, MKKK*

    (Ketua Tim Kerja Kesehatan kelompok rentan / Dit. UPL

    Topik: Kebijakan pencegahan Praktik

    Pemotongan dan Perlukaan Genitalia

    Perempuan (P2GP)

    *2. DR. Siti Aisyah, M.Ag*

    (Majelis Tabligh dan ketarjihan PPA/ Majelis Tarjih Muhammadiyah PPM)

    Topik : Putusan Tarjih tentang Pencegahan Praktik Pemotongan dan Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP)

    *3. DR. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.,MARS*

    (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB)

    Topik : Gambaran Praktik Pemotongan dan Perlukaan Ginetalia Perempuan (P2GP)

    di Provinsi *4. dr. Agus Rusdhy Hariawan Hamid, Sp.OG.,Supsp.K.FM.MAS*

    (Ketua Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi NTB)

    Topik : Tinjauan Medis Dalam Praktik P2GP/sunat perempuan dan

    Pengaruhnya Terhadap Masa Depan Keluarga

    *🎁 Benefit Seminar:*

    Sertifikat

    Ilmu Yang Bermanfaat

    Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperoleh pengetahuan bermanfaat! Terima kasih! 🌐📚Fik Ummat