Dalam rangka melaksanakan praktik kerja farmasi, mahasiswa D3 Mataram melakukan kunjungan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) kota Mataram pada hari kamis 5 Maret 2020. Pelaksanaan Praktik Kerja Farmasi di BBPOM Mataram adalah rangkaian proses pembelajaran ilmu farmasi yang harus ditempuh oleh mahasiswa sebagai tindak lanjut dari pembelajaran teori dan praktikum di perkuliahan.
Tujuan dari PKF di BBPOM ini yakni memberi pengalaman nyata kepada mahasiswa agar maasiswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perannya sebagai ahlimadya farmasi yang professional berbasis kompetensi.
Kegiatan kunjungan ini dimulai dengan pemaparan profil BBPOM oleh Bpk Drs. I Nyoman Sumasada, Apt. M.H., Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Mataram. Bapak I Nyoman memaparkan profil BBPOM Mataram yang diantaranya terdiri dari visi misi, tupoksi, peran BBPOM dalam Masyarakat serta SDM di BBPOM Mataram.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan mahasiswa D3 farmasi. Di sini, mahasiswa sangat antusias dengan mengemukakan beberapa pertanyaan terkait tupoksi yang dilaksanakan oleh BBPOM Mataram. Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswa D3 Farmasi disambut dengan baik oleh Bapak I Nyoman selaku pemateri.
Setelah pemaparan profil BBPOM dan sesi tanya jawab, mahasiswa lalu diantarkan oleh petugas untuk memasuki laboratorium pengujian yang ada di BBPOM Mataram. Terdapat lima laboratorium yang dikunjungi oleh mahasiswa yakni laboratorium terapetik, narkotik, psikotropika, zat adiktif lain, laboratorium obat tradisional, laboratorium kosmetik, produk komplimen, laboratorium pangan dan bahan berbahaya. Dalam laboratorium, mahasiswa dipandu oleh petugas laboratorium dan mendapatkan pemaparan terkait pengujian produk yang dilakukan di dalam laboratorium.
Acara ditutup dengan foto bersama oleh pejabat BBPOM, dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi, FIK UMMAT. Dalam foto tersebut, tangan kami menunjukkan tanda “Cek KLIK” yang merupakan sologan dari BPOM yang bermakna Cek Kemasan, Cek Label, Cek izin edar dan cek Kedaluwarsa produk obat, kosmetika dan makanan.
Fakultas Ilmu
Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram menyelenggarakan seminar nasional
dengan tema “Stunting dan 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”. Kegiatan ini
dilaksanakan di Hotel Golden Palace Mataram pada hari Rabu tanggal 4 Maret
2020. Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat,
Ibu Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., Ketua Asosiasi
Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah (AIPKEMA) Dr. Mufdlilah,
M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram Dr. H. Arsyad Abdul Ghani, M.Pd., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Aisyiyah, Ketua Badan
Harian, jajaran dekanat fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah
Mataram, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala BKKBN Provinsi NTB, dan
beberapa tamu undangan lainnya. Jumlah peserta pada kegiatan seminar nasional
ini berjumlah sekitar 350 peserta yang berasal dari praktisi, mahasiswa, instansi pemerintahan, dan masyarakat
umum.
Dalam rangkaian
kegiatan ini, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram
(FIK UMMat), Nurul Qiyaam, M.Farm., Apt. Klin., memberikan pemaparan tentang
kegiatan seminar nasional yang diadakan tersebut. Kegiatan ini merupakan suatu
kontribusi FIK UMMat dalam membantu meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa
serta peran aktif dan positif dalam membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam
mewujudkan visinya yakni Mewujudkan Nusa Tenggara Barat yang Gemilang dengan
peningkatan kesadaran akan kualitas generasi NTB kedepannya. Dalam kesempatan
itu juga, Dekan FIK UMMat mengucapkan terimakasih kepada Ketua TP PKK Provinsi
NTB, Ibu Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., yang telah
menyempatkan hadir dan membuka kegiatan. Selain itu dalam kegiatan seminar
nasional yang diadakan sebagai rangkaian kegiatan Rakernas AIPKEMA, Dekan FIK
UMMat juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas
yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia. Dekan juga melaporkan bahwa
kegiatan seminar nasional tersebut dihadiri oleh 67 peserta yang berasal dari
33 Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah.
Rektor UMMat, Dr. H. Arsyad Abdul
Ghani,
M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan tersebut.
Kegiatan ini juga diyakini dapat memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat
bahwa stunting dapat mulai dihindari dan dientaskan dari pola individu.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh keynote speaker oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, Ibu Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., yang mensosialisasikan kepada masyarakat tentang upaya-upaya aktif Pemerintah Provinsi NTB yang bekerja sama dengan PKK Provinsi NTB dalam mengatasi stunting dan menciptakan generasi gemilang. Ibu Hj. Niken Zulkieflimansyah juga menyampaikan upaya kecil yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan stunting yang dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan secara resmi dengan pemukulan gong.
Bunda Niken membuka acara dengan memukul gong pada acara seminar nasional (sumber: radarlombok)
Setelah rangkaian
pembukaan dibuka secara resmi, seminar nasional dilanjutkan dengan penyampaian
materi dan diskusi panel yang disampaikan oleh Bpk Marjito, S.Si., SKM., M.Kes
(Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi NTB), Wayan Mujungasih, S.ST., S.Sos
(Pimpinan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia Provinsi NTB), dan Dr. Mufdlilah,
M.Sc (Ketua AIPKEMA) yang dipandu oleh Ketua Program Studi S1 Kebidanan FIK
UMMat. Materi yang disampaikan berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang telah
dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB serta upaya yang dilakukan dengan
lintas sektoral dan peran aktif serta fungsi bidan dan tenaga kesehatan lainnya
sebagai tenaga kesehatan pertama yang berjumpa langsung dengan lini masyarakat umum. Ketua
AIPKEMA juga menambahkan bahwa kebijakan fokus 1000 HPK yang sudah lazim
didengar oleh masyarakat dan diterapkan di NTB disarankan untuk ditinjau
kembali keberhasilannya dan mengusulkan menambahkan fokus perhatian hingga 8000
HPK. Hal ini disebabkan karena stunting merupakan sebuah siklus rantai yang
sukar terputuskan sehingga perhatian perlu diberikan hingga fase kehidupan
remaja akhir (8000 HPK) tutupnya.
Rabu, 04 Maret 2020 Pelaksanaan kegiatan seminar nasional yg diadakan oleh FIK UMMAT dg tema “Stunting dan 8000 hari pertama kehidupan” sbg keynote speaker yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Ibu Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE., MSc dan beberapa narasumber lainnya, dibuka oleh Rektor UMMAT, Bpk Dr. H. Arsyad Abdul Ghani, MPd dan Dekan FIK UMMAT, Ibu Nurul Qiyaam, M. Farm., Klin., Apt. https://youtu.be/0BUqqjogLSM
Pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah Indonesia (AIPKEMA) bersama FIK UMMAT di Hotel Golden Palace Kota Mataram NTB malam tadi (Rabu, 03 Maret 2020).
Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas kelulusan mahasiswa D3 Farmasi dalam Ujian Kompetensi maka prodi d3 farmasi melakukan workshop Pelatihan Penyusunan dan Review Soal UKOM. Materi diberikan oleh Bapak dan Ibu Dosen yg sudah mengikuti pelatihan item development dan item review soal ukom TTK atas nama Ibu Nurul Qiyaam, M. Farm., Klin., Apt., Ibu Baiq Nurbaety, M.Sc., Apt., dan Bapak Abdul Rahman Wahid, M. Sc., Apt
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT berkat rahmat dan hidayah-Nya laporan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap pengelolaan layanan di FIK UMMAT tahun akademik 2020/2021 dapat kami selesaikan. Allahumma sholli ‘alaa Sayyidina Muhammad, tetap kami hadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW, semoga nanti kita semua dapat Syafa’at dari Beliau di hari akhir,
Aamiin Allahumma aamiin.
Evaluasi Kepuasan Dosen Dan Tenaga Kependidikan Terhadap Pengelolaan Layanan di FIK UMMAT T.A. 2020/2021 meliputi: Layanan Tata Pamong tata Kelola dan kerjasama, layanan SDM, Layanan keuangan Sarana dan Prasarana, Peneitian, Pengabdian Masyarakat. Sedangkan monev kepuasan tenaga kependidikan terhadap pengelolaan layanan di FIK UMMAT T.A.2020/2021 meliputi: Layanan Tata Pamong tata Kelola dan kerjasama, layanan SDM, Layanan keuangan Sarana dan Prasarana.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram (Nurul Qiyaam M.Farm.Klin.,Apt) di Dampingi Wakil Dekan 2 (Ana Pujianti Harahap, M. Keb) Ketua Panitia Rakernas dan Seminar Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah (AIPKEMA) (Cahaya Indah Lestari, M.Keb), Sekretaris (Catur Esty Pamungkas, M.Keb) dan Koordinator Seminar Nasional (Elfa Rahmawati, M. Keb) Melakukan Audiensi Dengan Ibu Gubernur (Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB) sebagai Keynote Speaker Dalam Seminar Nasional dengan Tema “Stunting dan 8000 hari pertama kehidupan” yang diselenggarakan oleh FIK UMMat di Hotel Golden Palace jalan Sriwijaya Mataram hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 pukul 08.00 WITA.
Rabu, 19 Februari 2020 telah dilaksanakan yudisium dan pengambilan tenaga kesehatan di Fakultas Ilmu Kesehatan, UMMAT. Pengambilan sumpah diikuti oleh tenaga teknis kefarmasian dan bidan.
Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. h.Arsyad Abdul Ghani, M.Pd, Sekretaris BPH UMMAT serta ketua ikatan profesi yakni IBI dan PAFI. Tidak lupa, para wali pun ikut menghadiri undangan pada kegiatan ini.
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan meriah. Bertempat di aula FIK, kegiatan ini mengusung tema adat di nusantara. Para dosen dan Dekan FIK UMMAT mengenakan baju adat sasak. Selain itu, dalam tiap kegiatan di FIK, kami menerapkan kampus sehat dan zero waste dengan meminimalkan penggunaan perangkat dan alat makan yang akan menyisakan sampah.