Blog

  • Partisipasi FIK UMMAT dalam Kegiatan Ulang Tahun RSUD Kota Mataram

    Partisipasi FIK UMMAT dalam Kegiatan Ulang Tahun RSUD Kota Mataram

    Dalam Rangka Kegiatan Ulang Tahun RSUD Kota Mataram yang ke 10, Fakultas Ilmu kesehatan Akan Ikut berpartisipasi dalam kegiatan HOSPITAL EXPO yang akan di selenggarakan pada tanggal 29 Februari 1 Maret 2020. Sebagai Mitra Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram, Dekan FIK UMMAT (Ibu Nurul Qiyaam, M. Farm., Klin., Apt) bersama Direktur RSUD kota Mataram (Bapak dr. H. L. Herman Mahaputra, M. Kes., MH) mengharapkan agar kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi penerimaan mahasiswa baru FIK UMMAT, krn bbrapa alumni dr FIK UMMAT byk yg dterima sebagai tenaga kesehatan di RSUD Kota Mataram.
    Ayo guys jgn lupa, tgl 29 Februari-1 Maret 2020 FIK UMMAT akan membuka stand di acara Hospital Expo RSUD kota Mataram, siap2 melihat keseruan kami disana!??

  • Kuliah Umum oleh Wakil Rektor II Universitas Aisyiyah Yogyakarta

    Kuliah Umum oleh Wakil Rektor II Universitas Aisyiyah Yogyakarta

    Sabtu, 18 Januari 2020 telah diadakan kegiatan kuliah umum FIK UMMAT bersama wakil rektor II Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Ibu Yuli Isnaeni, S. Kp., M. Kep., Sp. Kom). Kuliah umum kali ini mengusung tema “Perilaku Hidup Sehat Mahasiswa dalam Mendukung Program Kampus Sehat”. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FIK UMMAT (Ibu Nurul Qiyaam, M. Farm., Klin., Apt), Wakil Rektor II UMMAT (Ibu Siti Lamusiah, MSi), Wakil Rektor III UMMAT (Ibu Hafsah, MPd), Wadek II FIK UMMAT (Ibu Ana Pujianti Harahap, M. Keb), para dosen prodi Farmasi dan Kebidanan, serta seluruh mahasiswa FIK UMMAT.

  • Upaya Promosi FIK UMMAT ke SMKN 8 Mataram

    Dalam upaya mempromosikan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram, hari ini tanggal 16 Januari 2020, tim promosi beserta wakil dekan 2 mendatangi SMKN 8 Mataram. Promosi dan sosialisasi ini dilakukan untuk mengenalkan FIK UMMAT kepada calon-calon mahasiswa baru. SMKN 8 Mataram merupakan SMK kesehatan negeri yang ada di kota Mataram. Dengan latar belakang siswa SMK Kesehatan, diharapkan banyak siswa SMKN 8 yang akan tertarik untuk menjadi mahasiswa FIK UMMAT di tahun ajaran baru mendatang.
    https://youtu.be/Ei_QSIKrtv8

  • Kegiatan PKL Mahasiswa D3 Kebidanan di Desa Sembung

    Kegiatan PKL Mahasiswa D3 Kebidanan di Desa Sembung

    Senin, 06 Januari 2020
    Kegiatan Presentasi Kelompok PKL Mahasiswa Prodi D3 Kebidanan FIK UMMAT yg dilaksanakan setelah mahasiswa melakukan pengkajian data masyarakat yg ada di Desa Sembung Dusun Sembung Barat Daya. Dihadiri oleh Kepala Dusun, Ketua RW/RT, Kader, dan Dosen pembimbing.
    Semangat untuk teman2 mhs PKL??

  • Orientasi Kampus Sehat oleh Kementerian Kesehatan Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah

    Orientasi Kampus Sehat oleh Kementerian Kesehatan Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah

    Wakil Rektor 2 (Siti Lamusiah M.Si) dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Nurul Qiyaam M.Farm.Klin.,Apt) Universitas Muhammadiyah Mataram menghadiri kegiatan Orientasi Kampus Sehat bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah di Hotel Melia Purosani Yogyakarta 19-21 Desember 2019 yang dihadiri Oleh 44 PTM/PTA Se-Indonesia.
    Kampus sehat merupakan upaya dari Kementerian Kesehatan dalam perwujudan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) pada kelompok manusia usia produktif, mengingat usia produktif sebagian besar merupakan mahasiswa dan civitas akademika di kampus.
    Program kampus sehat merupakan upaya yang sistematis dan menyeluruh dalam mengintegrasikan kesehatan dalam budaya perguruan tinggi yang tercermin melalui kegiatan operasional sehari-hari, administrasi pengelolaan dan mandat akademis.

    Kegiatan orientasi ini diselenggarakan Oleh Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh dr.Fidiansjah,SpKj.MPH bekerja sama dengan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah (Prof.DR.H.Edy Suandi Hamid,MEc).
    Dengan konsep mengintegrasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan Faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat kampus yakni modifikasi Lingkungan dengan konsep ‘Zero Tolerance Area’. Konsep ini menerapkan perilaku masyarakat kampus menjadi masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun juga sehat dan mau melakukan deteksi dini penyakit secara berkala, serta melakukan pelayanan kesehatan yang mencakup pencegahan penyakit tidak menular dan menular, pemberian konseling,pelayanan rujukan dan pengobatan sesuai indikasi.

    Perguruan Tinggi diharapkan dapat menerapkan kampus sehat ini melalui: Promosi kesehatan,lingkungan sehat dengan konsep zero waste, kantin/pola makan sehat, budaya aktivitas fisik yang dilakukan tiap minggu, deteksi dini penyakit, tatalaksa kasus dan kawasan ‘Zero Tolerance’.

    Ekspektasi dari kegiatan ini adalah para pimpinan PTMA berkomitmen dalam memberikan kebijakan/regulasi agar hidup sehat terjadi dalam kampus melalui penataan berbagai fasilitas kampus PTM.

  • Pelatihan Dosen Vokasi Tentang Keterampilan Klinis Neonatus Esensial

    Pelatihan Dosen Vokasi Tentang Keterampilan Klinis Neonatus Esensial

    Alhamdulillah..
    Salah satu dosen Prodi S1 Kebidanan FIK UMMAT “Nurul Qamariah Rista Andaruni, M.Keb” menerima beasiswa DIKTI untuk mengikuti “Pelatihan Dosen Vokasi Tentang Keterampilan Klinis Neonatus Esensial” selama 1,5 bulan.
    Pelatihan dilaksanakan Di Rumah Sakit dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Dalam pelatihan ini skill yang paling ditekankan ialah kompetensi resusitasi neonates. Kompetensi Resusitasi Neonatus merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang bidan ataupun oleh dosen bidan, dimana seorang bidan yang terampil dan kompeten dalam memberikan tindakan resusitasi pada neonatus, sehingga akan mengurangi angka kesakitan dan kematian bayi baru lahir. Begitu juga dengan dosen bidan yang akan mentransfer ilmu kepada peserta didik harus memiliki ilmu dan keterampilan yang upgrade sebab ilmu pengetahuan terus berkembang. Dengan demikian, alumni yang dihasilkan oleh intitusi vokasi bidan akan berkualitas dan kompeten. Instansi vokasi bidan juga akan memiliki kualitas yang bagus dengan sumber daya manusia (dosen) yang kompeten. Pemantauan tumbuh kembang anak juga merupakan hal yang krusial yang harus dipahami oleh seorang bidan maupun dosen bidan.
    Selain itu, edukasi nutrisi yang efektif akan membantu menciptakan generasi Indonesia unggul. Keterampilan edukasi ini juga harus dimiliki oleh seorang bidan maupun dosen bidan yang akan menyampaikan ilmunya kepada mahasiswa di kelas. Penggunaan MTBS dan MTBM secara praktis juga perlu dipahami oleh bidan maupun dosen bidan. Dengan pemanfaatan secara optimal dari tatalaksana di MTBS dan MTBM maka akan membantu menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi dan balita. Oleh sebab itu, ketrampilan ini juga harus dimiliki oleh praktisi dilapangan maupun dosen bidan yang akan mencetak generasi bidan di masa datang.
    MARILAH BERGABUNG BERSAMA KAMI DENGAN TIM DOSEN YANG KOMPETEN DI BIDANGNYA, METODE PEMBELAJARAN DAN LABORATORIUM YANG MENUNJANG KREATIFITAS MAHASISWA.. JANGAN RAGU2,,SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA KE UMMAT..

  • Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Menerapkan Prenatal Gentle Yoga Menuju Kelahiran Sehat dan Bugar oleh Mahasiswa D3 dan S1 Kebidanan FIK UMMAT

    Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Menerapkan Prenatal Gentle Yoga Menuju Kelahiran Sehat dan Bugar oleh Mahasiswa D3 dan S1 Kebidanan FIK UMMAT

    Prodi D3 dan S1 Kebidanan UMMAT melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Menerapkan Prenatal Gentle Yoga Menuju Kelahiran Sehat dan Bugar”.
    Pelaksanaan pengabdian senam yoga ini mendapat apresiasi dari peserta, peserta sangat antusias dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Prodi Kebidanan FIK UMMAT, hal ini dibuktikkan dengan keaktifan. Salah satunya peserta bernama Ibu Dian yang sangat merasakan manfaat dari kegiatan ini “menurut saya, prenatal yoga ini bermanfaat, badan saya terasa ringan, sakit punggung berkurang, sesak nafas berkurang dan pikiran terasa tenang, tapi mungkin karena baru pertama kali diadakan, manfaat lain belum terlalu terasa, saya rasa kegiatan ini perlu diadakan secara continue”, imbuhnya. Disamping itu kegiatan ini juga untuk menjembatani informasi terbaru berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi oleh ibu hamil. Kegiatan yang dilakukan telah mampu memberikan kontribusi positif terhadap ibu hamil secara individual. Demonstrasi yang dilakukan telah mampu membuka wawasan baru terhadap keluhan ibu hamil.